INSPIRASI WAKTU

INSPIRASI WAKTU
INSPIRASI WAKTU

Table of Contents

INSPIRASI WAKTU

INSPIRASI WAKTU
INSPIRASI WAKTU

Tiba-tiba teringat cerita dari salah seorang teman.
Katanya, “Jika kamu berada di suatu toko dan pemilik toko itu memberi kamu voucher sebanyak Rp 31.536.000 tanpa imbalan apapun serta boleh kamu habiskan, maka apa yang akan kamu lakukan?

Umumnya orang tentu berpikir untuk menggunakan voucher itu sebaik mungkin, entah itu berbelanja barang kebutuhan sehari-hari, entah itu berbelanja barang-barang penting lainnya, atau juga belanja barang-barang yang tidak terlalu penting. Pokoknya berusaha untuk menggunakan voucher itu sebaik mungkin, tidak akan dibiarkan 1 rupiah pun terbuang percuma. Betul kan ? Betul-lah, namanya juga hadiah masa harus kita tolak? Hehe…

Sekarang, kalau ternyata 31.536.000 itu bukan uang tapi setiap detik waktu yang diberikan kepada kita dalam waktu satu tahun, apa yang akan kita lakukan?
Bukannya menggunakan waktu tersebut dengan sebaik mungkin, tapi kebanyakan kita malah cenderung membuangnya dengan percuma. Coba deh kita renungkan, berapa banyak waktu kita yang terbuang percuma untuk mengerjakan hal-hal yang tidak penting atau bahkan malah tidak mengerjakan apapun? Kenapa kita bisa menghargai uang dengan cara menggunakannya sebaik mungkin sedangkan waktu malah cenderung dibuang percuma?”

Sedikit tersentil hatiku mendengar cerita itu. Jadi merefleksi diri sendiri, sebaik apa yah diriku menggunakan waktu yang dihadiahkan kepadaku? Berapa banyak waktu yang telah kubiarkan hilang dengan percuma?

Mungkin memang banyak detik-detik waktu yang tanpa kusadari telah kubiarkan hilang begitu saja tanpa guna karena terlena, tapi itu sudah menjadi bagian dari masa lalu. Masa yang masih aku punya adalah masa sekarang dan harapan masa depan. Masa sekarang adalah kesempatan terbaik bagiku untuk melakukan berbagai hal yang aku mau, yang sekiranya berguna untuk diriku maupun untuk orang-orang di sekelilingku. Tidak terlambat jika kita berniat membenahi diri meski jalannya harus setapak demi setapak. Tidak terlambat jika kita mulai belajar menghargai sang waktu dari sekarang dengan melakukan sesuatu hal yang berguna, pasti hidup akan terasa jauh lebih bermakna.

Setiap detik adalah harapan baru bagi kita maupun bagi orang lain.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/